Pengabdian Masyarakat Mahasiswa ISR UPN “Veteran” Yogyakarta : Menebar Kepedulian & Kebahagiaan di Panti Asuhan Diponegoro

21 May 2026, 18:41

Oleh: Interdisciplinary Scientific Research UPNVY

 | 2 min read
2 weeks ago

 

 Penulis: Mutiara Pramudani 

YOGYAKARTA — Unit kegiatan mahasiswa ISR (Interdisciplinary Scientific Research) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menggelar Pengabdian Masyarakat bertajuk ”Bersama dalam Asa, Kuat dalam Rasa” di Panti Asuhan Diponegoro. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Mei 2026 oleh Departemen Pengabdian Masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak panti Asuhan Diponegoro. Kegiatan ini diikuti 30 anak panti asuhan.

ISR Berbagi merupakan kegiatan sosial yang diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan sekaligus upaya menumbuhkan rasa empati serta semangat berbagi kepada sesama. Kegiatan ini dirancang dengan konsep yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan agar mampu memberikan pengalaman berkesan bagi anak-anak panti asuhan. Dalam pelaksanaannya, ISR Berbagi dibagi menjadi empat sesi utama, yaitu sesi edukasi, sesi kreativitas, sesi games, dan sesi kenang-kenangan.

Kegiatan diawali dengan sesi edukasi yang menghadirkan pembicara ahli dari PMI Sleman untuk memberikan materi mengenai mitigasi bencana dan pertolongan pertama. Pemilihan tema ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat. Sebelum penyampaian materi oleh PMI Sleman, panitia memberikan sebuah pertunjukan mini drama. Mini drama dimulai dengan simulasi gempa bumi, anak-anak diminta berkumpul di titik kumpul, kemudian ada 2 panitia yang memerankan sebagai korban bencana yang telah di make up luka-luka. Lalu setelah suasana kondusif ambulance PMI Sleman datang dan mengangkat para korban bencana. Mini drama ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai bencana dan korban-korbannya. 

Kemudian penyampaian materi dilakukan dengan suasana yang ceria dan santai sehingga mudah dipahami oleh anak-anak panti asuhan. Tidak hanya memberikan pemaparan materi, PMI Sleman aktif memberikan praktik dalam mengimplementasikan cara memberikan pertolongan pertama kepada korban, PMI Sleman juga membuka sesi tanya jawab yang membuat anak-anak semakin antusias dan lebih memahami materi yang disampaikan. 

Setelah sesi edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kreativitas. Pada sesi ini, anak-anak diajak untuk melukis tote bag sesuai dengan imajinasi dan ide kreatif masing-masing. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri melalui seni sekaligus melatih kreativitas mereka. Selain sebagai media kreativitas, totebag yang telah dilukis juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi kenang-kenangan yang dapat mengingatkan mereka pada momen kebersamaan dalam kegiatan ISR Berbagi. Tujuan lain dalam sesi ini adalah diharapkan anak-anak panti menumbuhkan kreativitasnya agar dapat memantik sisi berniaga mereka sehingga mereka dapat memanfaatkannya untuk berwirausaha. 

Keceriaan semakin terasa ketika memasuki sesi games. Dalam sesi ini, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai permainan seru bersama panitia. Aktivitas ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional, mempererat solidaritas, serta menciptakan suasana hangat penuh tawa dan kebahagiaan. Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya merasa terhibur, tetapi juga mendapatkan semangat baru dan pengalaman kebersamaan yang menyenangkan.

Sesi terakhir dalam rangkaian kegiatan ini adalah sesi kenang-kenangan. Pada sesi ini, anak-anak menuliskan harapan dan cita-cita mereka pada secarik kertas kecil yang kemudian ditempelkan di pohon harapan. Kegiatan ini memiliki makna mendalam sebagai simbol semangat dan doa agar setiap harapan yang mereka tuliskan dapat terwujud di masa depan. Pohon harapan tersebut juga menjadi pengingat bahwa mereka memiliki mimpi yang harus terus diperjuangkan.

Selain empat sesi utama tersebut, ISR Berbagi juga memberikan donasi kepada panti asuhan. Donasi yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp500.000,00, sembako yang terdiri dari beras 40 kilogram, minyak goreng 10 liter, gula pasir 5 kilogram, serta mie instan sebanyak satu dus. Total dana yang dibelanjakan untuk kebutuhan sembako donasi mencapai Rp1.000.000,00. Tidak hanya itu, panitia juga memberikan pakaian layak pakai sebanyak tiga kardus, dua ekor ayam, dan satu ekor bebek sebagai bentuk bantuan tambahan untuk kebutuhan panti asuhan.

Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian jajanan kepada seluruh anak-anak panti asuhan serta sesi dokumentasi bersama. Melalui ISR Berbagi, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi semata, tetapi juga mampu menghadirkan kebahagiaan, menumbuhkan semangat, serta meninggalkan kesan hangat dan bermakna bagi seluruh pihak yang terlibat.


 

view 39

Comments (0)

No Comments Posted